Jumat, 02 November 2018

Kecanggihan KRI Rigel-933, Yang Bantu Pencarian Lion Air JT-610

Pecinta Militer 

TNI Angkatan Laut (AL) menurunkan sejumlah Kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk membantu melakukan pencarian korban dan pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).

Salah satunya adalah KRI Rigel-933 yang dimiliki oleh Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

Menurut data dan informasi yang dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, KRI Rigel-933 adalah Kapal Bantu Hidro-Oseanografi (BHO) terbaru TNI AL yang dibuat di galangan OCEA, Les Sables-d'Olonne, Perancis. Nama Rigel sendiri diambil dari nama bintang yang paling terang dari Rasi Orion.

KRI Rigel-933 disebut sebagai kapal perang tercanggih se-Asia itu dibangun di Prancis berdasarkan kontrak pengadaan kapal BHO yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI dengan pihak galangan OCEA.

KRI Rigel-933 terbuat dari bahan aluminium dengan bobot 560 ton dengan dimensi panjang 60,1 meter dan lebar 11,5 meter, dan dilengkapi dengan peralatan Autonomous Underwater Vehicle (AUV) yang berfungsi untuk melaksanakan pencitraan bawah laut sampai dengan kedalaman 1000 meter dan mengirimkan kembali data secara periodik ke kapal utama.

KRI Rigel-933 juga dilengkapi dengan Remotely Operated Vehicle (ROV), Side Scan Sonar (SSS), Laser Scanner untuk mendapatkan gambaran daratan, Automatic Weather Station (AWS), Echosounder Multibeam laut dalam dan Singlebeam, Peralatan Conductivity Temperatureand Depth (CTD), Gravity Corer, kelengkapan Laboratorium serta kemampuan survei perikanan.

Selain itu, KRI Rigel-933 juga dilengkapi dengan persenjataan kanon Rheinmetall kaliber 20 mm pada haluan yang dikendalikan manual dan ada dua pucuk senapan mesin besar (SMB) kaliber 12,7 mm pada buritan. KRI Rigel merupakan kapal survei dan pemetaan yang cukup canggih karena dilengkapi dengan peralatan survei hidro-oseanografi terbaru yang dapat digunakan untuk pengumpulan data sampai dengan laut dalam.


Untuk saat ini, Komandan KRI Rigel-933 adalah Letkol Laut (P) Agus Triyana dengan personel kurang lebih sebanyak 40 orang. KRI Rigel-933 datang ke Indonesia pada 11 Maret 2015 lalu. Sebelum hadirnya KRI Rigel-933, untuk misi pemetaan bawah laut, andalan Pushidrosal adalah KRI Dewa Kembar 932.



Sumber : Akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemilik Cafe Komandan Akan Diperiksa Polisi Karena Adakan Nobar Tanpa Pemberitahuan

Kapolres Metro Jakarta Selatan menunjukkan barang bukti saat memberikan keterangan pers di Polres Metrp Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (2...