Rabu, 31 Oktober 2018

Taufik Kurniawan Menerima Uang '1 Ton' Hasil Pengurusan DAK Kebumen

AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap kasus korupsi penerimaan uang yang dilakukan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebesar '1 ton' dari Bupati nonaktif Kebumen Yahya Fuad. 

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan menegaskan, dalam kasus korupsi tersebut penyebutan '1 ton' merupakan nominal suap Rp1 miliar.

"Sandi yang digunakan yang mengacu pada nilai Rp1 miliar adalah satu ton. Diduga TK (Taufik Kurniawan) menerima sekurang-kurangnya sebesar Rp3,65 miliar," ujar Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (30/10). 

Namun, nilai suap sebesar Rp3,65 miliar bukan jumlah keseluruhan nilai komitmen fee antar kedua belah pihak. Pasalnya, Taufik meminta bagian sebesar 5 persen dari total anggaran yang dialokasikan untuk Kabupaten Kebumen yang direncanakan mendapat alokasi Rp100 miliar. 

"MYF (M. Yahya Fuad) menyanggupi fee 5%," ujarnya.

Penyerahan uang suap kepada Taufik Kurniawan dilakukan secara bertahap menggunakan modus menginap di hotel yang terletak di daerah Semarang dan Yogyakarta, kemudian uang tersebut diserahkan antar kamar via connecting door.


"Rencana penyerahan yang ketiga gagal dilakukan karena pihak terkait saat itu di-OTT KPK," jelasnya.



Sumber : Akurat.co

Sony Setiawan, Penumpang Lion Air Yang Ketinggalan Penerbangan Menjadi Sorotan Media Asing

FOTO AFP/Roni Bayu

Seorang penumpang bernama Sony Setiawan yang merupakan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), beruntung lolos dari maut kecelakaan pesawat karena ketinggalan penerbangan Lion Air JT610 dengan tujuan Jakarta-Pangkal Pinang.

Sony Setiawan, akhirnya memesan kembali penerbangan Jakarta- Pangkalpinang untuk hari yang berbeda dan dengan maskapai penerbangan yang berbeda pula.

Sony Setiawan mengungkapkan kepada media asing, bahwa dirinya biasa menggunakan (penerbangan) JT610, begitupun keluarganya untuk pergi ke Pangkalpinang saya. Ia pun mengaku selalu mengambil penerbangan pesawat Lion Air ini.

"Saya tidak tahu mengapa jalan tol menuju bandara itu (Soekarno-Hatta) sangat macet. Saya biasanya tiba di Jakarta jam 3 pagi tapi pagi, tapi saya tiba di bandara jam 6:20 dan saya ketinggalan pesawat," kata Sony seperti yang dilansir oleh Mirror (30/10).

Total 189 penumpang, termasuk dua orang asing, satu anak dan dua bayi, diperkirakan tewas dalam kecelakaan dengan pesawat Boeing 737 Max 8 itu.

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mulai menyelidiki kecelakaan itu.

Boeing mengumumkan bahwa pihaknya juga siap memberikan bantuan teknis.

Ketua Pelaksana Lion Air Edward Sirait mengatakan bahwa pesawat itu mengalami "masalah teknis" yang tidak diperkirakan. Hal ini karena penerbangan sebelumnya, masalah ini telah "diselesaikan".


Ia mengungkapkan bahwa maskapai mengoperasikan 11 dari pesawat Boeing 737 Max 8 baru tetapi yang lain belum mengalami masalah teknis yang serupa.


Sumber : Akurat.co

KRI Rigel-633 Menemukan Objek Pesawat Lion Air JT 610

AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Tim Basarnas berhasil menemukan objek yang diduga bangkai pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh diperairan Tanjung Karawang.

Direktur Operasi Pusat Hidro-Oseanografi (Dirops Pushidros) (KH) Haris Djoko Nugroho mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendeteksi keberadaan bangkai pesawat Lion Air JT 610

"KRI Rigel Temukan objek di dasar laut dengan panjang lebih dari 20 meter," ujarnya di lokasi, Rabu (31/10).

Haris juga mengatakan saat ini sejumlah tim penyelam sudah diturunkan guna memastikan objek tersebut merupakan bangkai pesawat Lion Air.

"Untuk mengecek, diturunkan Sonar untuk menangkap gambar objek tersebut. Selanjutnya, tim penyelam dislambair (dinas penyelamatan bawah air) bersiap untuk mengecek kembali ke dasar laut," kata Haris.

Ia menambahkan saat ini permukaan air yang diduga objek pesawat Lion Air juga sudah diberi tanda.

"Permukaan air sudah ditandai untuk memudahkan tim turun ke lokasi. Hasil identifikasi sonar bisa memakan waktu 5 jam," ungkapnya.

"Data temuan didapat dari multibeam. Ada LCU Banda aceh yang juga ikut membantu," jelasnya.



Sumber : Akurat.co

Selasa, 30 Oktober 2018

Seorang Pemuda Diamuk Warga Gara-gara Kasir Alfamart

     Gerai Bisnis Alfamart | ALFAMARTKU.COM

Seorang pemuda bernama Junaedi nekat mencuri makanan ringan di Alfa Mart, Jln. KH. Mas Mansyur No. 224 Rt. 010 / 05 Kel. Tanah Sereal Kec. Tambora Jakarta Barat pada (28/10) malam.

Aksi Junaedi ini terbongkar setelah kasir bernama Yunita (21) mencurigai gerak geriknya saat berada di dalam toko tersebut. Beruntung Junaedi tak tewas di keroyok massa yang geram dengan ulahnya itu.

"Jadi kasir sudah curiga dan melihat dari CCTV yang ada di depannya. Dia ngeliat pelaku memasukan sejumlah makanan ke dalam kantong celana dan dibalik bajunya," ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh Senin (29/10).

Kompol Iver melanjutkan, Yunita awalnya tidak meneriaki pencuri karena ia berpikir pelaku akan membayarnya di kasir. Namun, usai mengambil barang ternyata pelaku malah keluar toko tak menuju kasir.

"Yunita langsung berteriak minta tolong untuk menangkap pelaku dan disaat yang bersamaan anggota Tim Buser Polsek Tambora Pimpinan AKP Suprihatin datang untuk amankan pelaku agar tak diamuk warga," jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Suprihatin mengaku, pihaknya masih mendalami kasus ini guna mengetahui berapa kali pelaku beraksi.

"Masih kita dalami berapa kali dan di mana saja dia beraksi. Soalnya dari pengakuannya dua kali," tutup dia.

Pelaku diancam Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian dengan kurungan penjara selama 5 tahun.



Sumber : Akurat.co

Unggahan Terakhir, Citra Novita Anggelia Putri, Pramugari Lion Air JT 610 Bikin Air Mata Menetes

Youtube

Pramugari Citra Novita Anggelia, membuat haru warganet karena postingan-postingan terakhirnya di Facebook. Dia banyak memposting pesan-pesan tentang kebesaran-kebesaran Allah SWT juga rasa syukur.

Setelah pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 yang ditumpanginya jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, setelah 13 menit mengudara dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menuju Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, 
Citra Novita Anggelia langsung menjadi pusat perhatian teman-temannya.

Menurut penelusuran AKURAT.CO, Citra merupakan alumnus SMP Negeri 8 Magelang dan SMA Negeri 3 Magelang, Citra terakhir kali memposting foto dua pesawat Lion Air yang mendarat di sebuah bandara di suatu senja. Tetapi, dia hanya menunjukkan bagian foto ekor dan sayap pesawat. Di antara pesawat tersebut, dia menulis Allah dengan lingkaran simbol Love.

Pada tanggal 8 April, dia memposting sebuah foto tengah mengenakan seragam pramugari dengan membawa rangkaian bunga. "Ehemm ahirnya move on sudahh," kata Desi Mawar Alfiati mengomentari postingan itu.
Sedangkan pada 15 Januari, Citra Novita Anggelia memposting video berisi pesan-pesan agar manusia beriman kepada Allah dan Rasul juga menginfakkan sebagian harta.

"Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar (QS Al-Hadid Ayat 7)."
Sebelumnya, pada 6 Desember 2017, dia mengunggah video berisi dakwah berisi pesan "Jangan sampai menyesal sebelum nikah mintalah petunjuk sama Allah."

Pada 3 Desember 2017, dia juga mengunggah video tentang air laut yang tidak bisa bercampur. Ini dia posting sebagai ekspresi kekaguman terhadap Allah SWT.
Sampai pada siang ini, keberadaan Citra Novita Anggelia dan rekan-rekan pramugari serta penumpang Lion Air belum ditemukan. Doa-doa terbaik untuk keselamatan mereka disampaikan publik.

Proses pencarian pesawat dan korban di sekitar lokasi jatuhnya pesawat sedang dilakukan secara besar-besaran.



Sumber : Akurat.co

Cerita Dari Dua Keluarga Korban Lion Air JT 610 Asal Yogyakarta

    AKURAT.CO/Rizzaq Nugroho

Dari total 189 korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610, kemarin, dua orang di antaranya berasal dari Yogyakarta, yaitu Zuiva Puspita Ningrum (41) yang berasal dari Pogung Baru, Jalan Kaliurang KM 5,6 Kecamatan Depok, dan Herjuno Dapito yang beralamat di Dusun Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Gunungkidul.

Mutiek Admadji, yang merupakan paman dari Zuiva Puspita Ningrum, mengatakan keluarga baru mengetahui kabar pesawat rute Bandara Internasional Soekarn-Hatta tujuan Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, mengalami kecelakaan dari televisi.

Keluarga kemudian menghubungi suami Zuiva untuk mencari tahu apakah Zuiva ikut menumpang pesawat itu atau tidak. Zuiva tinggalnya di Jakarta. Dia bekerja di Badan Pemeriksaan Keuangan yang berdinas di Pangkal Pinang.

"Kita melihat berita kecelakaan pesawat di televisi, terus kita telephone suaminya, tanya berangkat nggak Iva, terus suaminya jawab, berangkat pak," ujar Mutiek.

Mutiek mengungkapkan setiap Jumat, Zuiva kembali ke Jakarta dan Senin pagi berangkat lagi ke Pangkal Pinang.

Sementara itu ayah dari Herjuno, Marwadi, mengatakan sebelumnya tidak pernah mendapatkan firasat apa-apa.

Herjuno tinggal di Tangerang, Banten, setelah menikah dan bekerja di Pelabuhan Pangkal Pinang, beberapa bulan terakhir. Kemarin, keluarga belum memberikan kepastian apakah akan pergi ke Jakarta atau tidak untuk mendapatkan informasi resmi dari instansi terkait.

Lion Air JT 610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pagi hari kemarin atau 13 menit setelah take off dari Soekarno-Hatta. Hingga pagi hari ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban. Perairan tempat jatuhnya pesawat memiliki kedalaman sekitar 30 meter.



Sumber : Akurat.co

Senin, 29 Oktober 2018

KPK Didatangi Amien Rais, Ada Apa?


Mantan Ketua MPR RI Era presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Amien Rais tampak mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Amien mendatangi gedung KPK didampingi politisi Gerindra Feri Juliantono dan politisi PBB Ahmad Yani. Tak banyak yang disampaikan Amien saat menyambangi gedung KPK.

"Mau ketemu Agus Rahardjo," kata Amien Rais di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/10).

Sementara ini belum diketahui maksud kedatangan politisi senior PAN tersebut. Namun, Amien sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa dirinya akan membeberkan sejumlah kasus korupsi besar yang perlu ditangani KPK.

"Insya Allah akan menarik perhatian. Ini hubungannya tentang penegakan hukum dan korupsi yang sudah mengendap lama di KPK,"  ujar Amien di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/10).

"Saya akan buka pelan-pelan," ungkap Amien Rais.



Sumber : Akurat.co

Fadli Zon : Tol Suramadu Digratiskan, Harusnya Tol Jagorawi juga Digratiskan


Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) resmi menggratiskan Tol Surabaya-Madura (Suramadu) pada Sabtu (27/10) kemarin. Kebijakan tersebut menimbulkan pro dan kontra.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon adalah salah satu yang kontra terhadap keputusan tersebut. Ia menganggap Jokowi menggratiskan Tol Suramadu untuk pencitraan saja.

Oleh karena itu, melalui Akun Twitternya @fadlizon meminta Jokowi juga menggratiskan Tol Jakarta-Bogor, Ciawi (Jagorawi).

Fadli Zon menilai jalan tol yang sudah beroperasi kurang lebih 40 tahun sudah jelas banyak menguntungkan, baik negara ataupun pengusahanya.

Karena menurut dia, jalan tol itu termasuk sebagai prasarana umum, yang sebenarnya bisa dinikmati semua orang tanpa harus membayar.

"Sy usul P @jokowi segera gratiskan tol Jagorawi yg sdh 40 tahun beroperasi. Sdh balik modal n sdh byk untungkan negara n pengelola. Jadikan jalan sbg sarana pelayanan, bukan bisnis termasuk jalan tol baru yg tarifnya mahal2. Itu baru prestasi, bukan pencitraan murahan," kata Fadli.


Sy usul P @jokowi segera gratiskan tol Jagorawi yg sdh 40 tahun beroperasi. Sdh balik modal n sdh byk untungkan negara n pengelola. Jadikan jalan sbg sarana pelayanan, bukan bisnis termasuk jalan tol baru yg tarifnya mahal2. Itu baru prestasi, bukan pencitraan murahan.


Alasan pemerintah menggratiskan tarif Tol Suramadu adalah untuk menurunkan tingkat kemiskinan di 
Madura. Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan, atas masukan dari berbagai elemen masyarakat, tarif tol Suramadu mengalami penyesuaian beberapa kali, seperti tahun 2015 dan 2016.

"Tetapi, dari kalkulasi yang kita lihat belum memberikan dampak ekonomi bagi Madura. Kalau kita lihat ketimpangan kemiskinan, angka-angka yang bila dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur, misalnya Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo, angka kemiskinannya 4% sampai 6,7%. Di Madura, angka kemiskinan masih berkisar 16% hingga 23%," jelasnya.

Oleh karena itu, atas usulan-usulan tokoh-tokoh masyarakat dan agama, Pemerintah memutuskan Tol Suramadu gratis per Sabtu, (27/10), mulai pukul 16.28 WIB, hingga seterusnya.



Sumber : Akurat.co

Putri Jepang Ini Tanggalkan Status Kekaisaran Demi Menikahi Rakyat Jelata


Putri Ayako, anak ketiga Pangeran Takamodo, mengenakan gaun upacara tradisional, bersama pebisnis Jepang Kei Moriya saat tiba di Kuil Meiji untuk lakukan upacara pernikahan.

Putri Ayako dan pengantin prianya Kei Moriya nampak berjalan perlahan di hadapan para tamu di Kuil Meiji. Pernikahan mereka dilangsungkan di bangunan pagoda dalam kompleks Kuil Meiji.

Dalam upacara pernikahan dilakukan pertukaran cincin dan minum sake bersama. Kedua ritual itu merupakan tradisi dalam pernikahan Shinto, yang juga dilakukan oleh rakyat biasa Jepang.

Ayako yang saat ini berusia 28 tahun adalah sepupu Kaisar, sedangkan Moriya yang berusia 32 tahun adalah karyawan di perusahaan kapal Nippon Yusen. Putri Ayako menggunakan gaya rambut era Heian, dan gaun kimono bercorak merah dan hijau, sedangkan Moriya mengenakan setelan bergaya tailcoat.

Di Jepang, perempuan yang menikahi keluarga kekaisaran akan menjadi anggota kekaisaran, namun seorang anggota keluarga kaisar perempuan yang menikahi orang biasa harus meninggalkan kekaisaran.

Ayako memberikan salam perpisahan pada Kaisar Akihito pekan lalu, dengan mengenakan gaun ala barat. Cucu tertua kaisar itu rencananya akan menikah pada tahun 2020.

Kaisar Akihito sendiri akan turun tahta, dan digantikan putra tertuanya Naruhito pada 1 Mei nanti. Ayako dan Moriya sudah mengumumkan rencana pernikahan mereka awal tahun ini. Keduanya bertemu karena ibu mereka adalah sahabat, dan mereka jatuh cinta.

“Saya tahu saya ingin menghabiskan usia saya dengannya,” ujar Moriya dikutip South China Morning Post, Senin (29/10).

Moriya tertarik kepada Ayako karena ia lemah lembut.

Pangeran Takamado, Ayah Ayako adalah yang aktif mendukung persepakbolaan Jepang dan wafat pada 2002.



Sumber : Akurat.co

Jumat, 26 Oktober 2018

Yusril Ihza Mahendra : Hentikan Adu Domba KPK dan Polri


Hoaks surat Panggilan sebagai Tersangka kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian oleh KPK kini beredar di tengah masyarakat. KPK sendiri sudah memastikan bahwa Surat Panggilan kepada Kapolri untuk diperiksa sebagai tersangka tindak pidana korupsi itu adalah hoax alias palsu.
Yusril Ihza MahendraPakar Hukum Tata Negara  mengatakan, beredarnya surat panggilan palsu itu jelas bermaksud mengadu domba dua lembaga penegak hukum: KPK dan Polri. Padahal, kedua lembaga harus bekerjasama dalam menegakkan hukum, terutama dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Menghadapi Pemilu Serentak 2019 mendatang, penyebaran hoax semacam ini bisa memperlemah posisi Pemerintah dan menegakkan hukum. KPK dalam tiga tahun tetakhir telah berupaya maksimal menuntaskan kasus-kasus korupsi. Sementara Polri mempunyai bidang tugas yang lebih luas, selain menegakkan hukum juga menjaga kamtibmas.

Jenderal Tito Karnavian memang mengemban tugas yang berat. Beredarnya rumors, apalagi sampai beredar surat panggilan palsu, seolah dirinya akan diperiksa sebagai tersangka oleh KPK, bisa menggerus kewibawaan Polri dan memecah konsentrasi dalam menegakkan hukum dan memelihara kamtibmas.

"Saya berharap beredarnya surat panggilan hoax ini tidak mengganggu hubungan harmonis antara KPK dan Polri yang telah terbina selama ini. Hubungan Ketua KPK Agus Rahardjo dan Kapolri Jenderal Tito selama ini juga berjalan baik. Saya pribadi memberi dukungan kepada keduanya. Saya berkeyakinan bahwa Presiden juga pasti mendukung KPK dan Polri dalam menuntaskan penyelidikan dan penyidikan pembuat serta pengedar Surat Panggilan palsu ini," ujar Yusril kepada media di Jakarta, Jumat (26/10).

Baik KPK maupun Polri kini tengah mencari pembuat dan penyebar Surat Panggilan palsu tesebut. Proses penegakan hukum terhadap pelaku harus dijalankan agar kasus-kasus seperti ini tidak terulang lagi di masa depan.



Sumber : Akurat.co

Pelatih Timnas Jepang U-19 : Indonesia Sangat Tangguh dan Punya "Stadion"


Timnas Jepang U-19 menyapu bersih tiga laga di grup B Piala Asia U-19 2018. Namun, hal itu tak membuat mereka jemawa jelang menghadapi Tim Nasional Indonesia U-19 pada babak perempat final, Minggu (28/10) mendatang.

Pelatih Jepang, Kageyama Masanaga, menganggap Indonesia merupakan tim yang sangat tangguh. Ia berkaca dari penampilan Skuat Garuda Nusantara - julukan Timnas U-19 - ketika menghadapi dua tim asal Timur Tengah, Qatar dan Uni Emirat Arab.

"Saya akan berpikir tentang Indonesia mulai sekarang, tetapi mereka adalah tim yang sangat tangguh, seperti yang kita lihat di babak kedua ketika melawan Qatar dan pertandingan melawan Uni Emirat Arab," kata Kageyama di situs resmi AFC.

Dalam fase grup, Jepang total mencetak 13 gol dan hanya kemasukan tiga gol. Padahal lawan-lawan yang dihadapi tidak sembarangan karena mereka tergabung bersama Korea Utara, Irak, dan Thailand.

Ini tentu menjadi modal berharga bagi Jepang sebelum berjumpa dengan tuan rumah. Namun, Kageyama yakin Indonesia punya potensi untuk mengejutkan tim asuhannya.

Kageyama juga sangat mewaspadai dukungan suporter Indonesia yang diprediksi akan memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), tempat laga berlangsung. Ia mengakui itu bisa mempengaruhi jalannya pertandingan nanti.

"Mereka juga memiliki satu keunggulan lagi, yaitu stadion," ujarnya.



Sumber : Akurat.co

Dilarang Sholat di Masjid Luar Batang, Nusron Wahid Diusir Warga


Politisi Partai Golongan karya (Golkar) Nusron Wahid diusir warga saat berkunjung ke Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Kamis (25/10) malam.

Kapolsek Penjaringan, AKBP Rahmat Sumekar membenarkan aksi pengusiran yang dilakukan oleh warga tersebut. Menurutnya, pengusiran terjadi diduga karena warga dendam dengan Nusron lantaran pernah menyebut permukiman warga kumuh.

"Jadi warga tuh masih dendam, dulu kata warga Nusron pernah ngomong bahwa Luar Batang ini tempatnya kumuh, begitu. Warga ada yang tau kalau Nusron dateng kemudian diusir, terus ya udah diredam, ditenangkan sama majelis Masjid Luar Batang," terang Rahmat kepada awak media, Jumat (26/10).

Rahmat menjelaskan, keributan terjadi sekitar jam 21:30 WIB. Kedatangan Nusron yang hendak salat dan ziarah tercoreng oleh aksi warga.

"Jadi dia datang kesana, biasa mau salat di sana, mau ziarah abis itu ada yang tahu lalu diusir warga," jelas Rahmat.

Rahmat menyebut warga Luar Batang tidak mengizinkan Nusron melakukan salat di Masjid Luar Batang. "Diusir (warga) enggak boleh salat di situ," ujar Rahmat.

Meski demikian, Kapolsek menengaskan keributan Nusron Wahid hanya dengan warga Luar Batang. Malahan, pihak majelis melerai dan tidak ikut dalam aksi tersebut. Nusron tetap melanjutkan ziarah seperti biasa. Ia duduk dibarisan belakang dan mengikuti ziarah.



Sumber : Akurat.co

Anggota TNI di Papua Tewas Dibacok Warga Saat Pantau Wilayah


Pada Hari Senin (22/10) sekitar pukul 19.45 WIT bertempat di Kp. Waroki Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua, telah terjadi tindakan pengeroyokan oleh sekelompok masyarakat terhadap seorang anggota TNI dan mengakibatkan meninggal dunia dengan luka tebas di leher.
Kolonel Inf Muhammad Aidi, kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Cenderawasih, mengungkapkan bahwa hingga saat ini kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan.

"Belum diketahui motifnya kenapa sampai terjadi pengeroyokan tersebut," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Kamis (25/10).

Kolonel inf Aidi menjelaskan, berdasarkan data dan laporan yang dikumpulkannya, peristiwa tersebut berawal sekitar pukul 17.30 Wit, ketika Anggota Kodim 1705/Paniai atas nama Sertu Surya Ganda Putra Silalahi hendak melaksanakan tugas pemantauan wilayah menggunakan sepeda motor dari asrama Kodim 1705/Paniai ke Kp. Waroki Distrik Nabire Barat.

"Saat melintas di jalan menuju Kp. Waroki Distrik Nabire Barat, sekitar 50 meter dari jembatan terdapat sekelompok masyarakat/pemuda membawa senjata tajam berupa golok atau parang. Mereka berjumlah sekitar 6-7 orang sedang nongkrong, dan dalam pengaruh miras. Kemudian mencegat Sertu Surya, sehingga terjadi percekcokan dan berlanjut pada tindakan pengeroyokan dan pembacokan menggunakan parang," ujarnya.

Pada saat pengeroyokan dan pembacokan, lanjut Aidi, korban masih berada di atas sepeda motornya. Menurut Aidi, karena terdesak dan juga mengalami luka bacok di leher, korban membela diri dengan mengeluarkan tembakan peringatan.

"Namun karena korban sendiri kritis dan ditambah situasi gelap, tembakan peringatan tersebut mengenai bagian dada dari salah seorang pembacok," ungkapnya.

Kolonel inf Aidi menyebutkan, peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yaitu seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sertu Surya Ganda Putra dan seorang masyarakat pelaku pengeroyokan atas nama Daud Oyom. Aidi pun mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Hal itu, menurut Aidi, disebabkan kesadaran hukum yang masih rendah.

"Kebiasaan masyarakat membawa senjata tajam ke mana-mana sehingga mudah sekali tersulut emosi untuk melakukan tindakan anarkis, main hakim sendiri dengan mengabaikan hukum positif. Pihak kami bersama kepolisian masih berusaha mencari dan mengumpulkan keterangan terkait kasus ini. Kalau ada permasalahan mestinya tidak harus diselesaikan secara anarkis, mari kita menghormati hukum positif yang berlaku," katanya.

Kapendam mengimbau, seluruh komponen masyarakat agar meninggalkan kebiasaan membawa senjata tajam kemana-mana. Karena kebiasaan tersebut tidak hanya mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat, namun juga bertentangan dengan larangan-larangan yang dikeluarkan pihak kepolisian.

"Tetapi tentunya tidak hanya cukup dengan larangan dan pengawasan dari pihak keamanan. Namun dituntut kesadaran dari seluruh komponen masyarakat untuk taat hukum agar tercipta kondisi masyarakat yang aman, damai dan sejahtera. Selain itu, kebiasaan mengkomsumsi miras juga merupakan penyakit sosial masyarakat sebagai sumber terjadinya berbagai tindakan kriminal dan sangat meresahkan masyarakat," ungkapnya.



Sumber : Akurat.co

Disebut Jokowi Agresif dan Galak, Susi : Makanya Hati-hati Urusan Sama Saya


Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebutnya galak dan nekat.

Susi tidak membantah kalau disebut berkarakter galak, agresif dan nekat. Susi malah mengingatkan kepada semua pihak agar berhati-hati bila berurusan dengannya.

Pernyataan itu disampaikan Susi lewat akun Twitternya dengan mengatikan salah satu pemberitaan berjudul 'Jokowi Bercerita Menteri-menteri Wanita: Susi Galak, Nila Kalem'.

"Pak Presiden bilang saya Galak, Agresif ... makanya hati2 Ya urusan sama saya... Tenggelamkan," tulis Susi, pada kamis (25/10).

Tanggapan Susi atas pernyataan Presiden Jokowi mendapat beragam komentar dari warganet. Beberapa pihak mendukung karakter galak Susi dipertahankan agar mafia ikan yang dianggap merusak laut Indonesia punah.

"Bu @susipudjiastuti mah galak hanya ke mafia ikan, yang merusak laut indonesia dan juga orang yang ga baca data aplg aturan hanya ngandalin Omdo.????

Coba ke yg gemar makan ikan dan merawat laut indonesia pasti di apresiasi ga bakal dech galak.????," tulis akun @P3nj3l4j4h.

"di galakin aja masih banyak yg bandel buk....

gimana kalau anteng bin kalem alias lembut.....," timpal akun @hendraIG

"Ibu tdk galak ,tp ibu itu tegas dalam menjalankan tugas .lanjutkan ibu," tulis akun Sukirmo22112663.

Jokowi menyebut Menteri Susi berkarakter galak, agresif saat membuka The International Young Muslim Women Forum di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

"Bu Menteri Kelautan, Bu Susi Pudjiastuti. Ini galak, nekat, sudah ada 343 kapal ditenggelamkan dan gak ada yang protes takut semua sama Bu Menteri," ujarnya.


Sumber  : Akurat.co

Kisah Jurnalis Jepang, 40 Bulan Ditahan Kelompok Radikal


Jurnalis asal Jepang, Jumpei Yasuda yang ditahan sejak 2015 oleh kelompok teroris Al-Nusra kini telah berhasil pulang ke negeri asalnya, Jepang. Jumpei ditahan di Suriah selama 40 bulan lamanya. Ia mendarat di Jepang pada Kamis (25/10) kemarin setelah sebelumnya transit di Kedutaan Besar Jepang di Turki.

"Saya bahagia bisa kembali lagi ke Jepang, kini saya tidak tahu apa yang akan terjadi atau apa yang harus saya lakukan. Hal pertama yang saya pikirkan adalah apa yang harus saya lakukan selanjutnya," ujar pria 44 tahun tersebut, dilansir dari laman The Mainichi, Jumat (26/10).

Pada 2015 lalu Yasuda datang ke suriah untuk meliput perang sipil yang terjadi. Ia lalu dikabarkan menghilang. Kemudian diketahui dirinya tertangkap oleh kelompok radikal dan ditahan selama tiga tahun. Tepat setahun setelah penangkapannya, beredar video Jumpei membacakan pesan untuk keluarganya dan seluruh warga Jepang. Beredar pula foto yang menunjukkan Jumpei sedang memegang tanda bertuliskan, "Tolong saya, ini kesempatan terakhir".

Dalam masa penahanannya, Yasuda mengaku sebagai warga Korea bernama Umar. Ketika ditanya alasan mengapa ia mengaku bernama Umar dan warga Korea, ia menjawab hal itu dilakukan demi keselamatannya. Menurutnya, seseorang tidak seharusnya mengungkapkan identitas asli saat diculik.

Penyelamatan Yasuda dilakukan melalui operasi gabungan pasukan Jepang, Qatar, dan Turki. Atas hal itu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Emir Qatar Tamim bin Hamad al-Thani dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.




Sumber : Akurat.co

Kamis, 25 Oktober 2018

Selama 2018, Telah Terjadi 1.999 Bencana


Indonesia adalah negara yang rawan terhadap bencana. Berbagai bencana selalu menyertai setiap tahunnya. Tren bencana juga cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Tingginya bahaya bencana, seperti gempa, tsunami, erupsi gunung api, banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, puting beliung, dan cuaca ekstrem, juga masih tingginya kerentanan dan masih rendahnya kapasitas menyebabkan tingginya risiko bencana. Bencana adalah multidisiplin, multisektor, multidimensi dan multikomplek yang satu sama lain saling berkaitan sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif yang berkelanjutan.

Selama tahun 2018, hingga Kamis (25/10/2018), tercatat 1.999 kejadian bencana di Indonesia. Jumlah ini akan terus menerus bertambah hingga akhir 2018 mendatang.

Dampak yang ditimbulkan akibat bencana sangat besar. Tercatat 3.548 orang meninggal dunia dan hilang, 13.112 orang luka-luka, 3,06 juta jiwa mengungsi dan terdampak bencana, 339.969 rumah rusak berat, 7.810 rumah rusak sedang, 20.608 rumah rusak ringan, dan ribuan fasilitas umum rusak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan kerugian ekonomi yang ditimbulkan bencana cukup besar. Sebagai gambaran, gempa bumi di Lombok dan Sumbawa menimbulkan kerusakan dan kerugian Rp17,13 triliun. Begitu juga gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah menyebabkan kerugian dan kerusakan lebih dari Rp13,82 triliun. Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah.

Selama tahun 2018 hingga sekarang, terdapat beberapa bencana yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian cukup besar yaitu banjir bandang di Lampung Tengah pada (26/2/2018) yang menyebabkan 7 orang meninggal dunia.

Bencana longsor di Brebes, Jawa Tengah pada (22/2/2018) yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia dan 7 orang laninnya hilang.

Banjir bandang di Mandailing Natal pada 12/10/2018 menyebabkan 17 orang meninggal dunia dan 2 orang hilang. Gempabumi beruntun di Lombok dan Sumbawa pada (29/7/2018), (5/8/2018), dan (19/8/2018) menyebabkan 564 orang meninggal dunia dan 445.343 orang mengungsi. Bencana gempabumi dan tsunami di Sulawesi Tengah pada (28/9/2018) menyebabkan 2.081 orang meninggal dunia, 1.309 orang hilang dan 206.219 orang mengungsi.

Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia dan hilang akibat bencana pada tahun 2018 ini paling besar sejak tahun 2007. Jumlah kejadian bencana, kemungkinan hampir sama dengan jumlah bencana tahun 2016 dan 2017 yaitu 2.306 kejadian bencana dan 2.391 kejadian bencana. Namun dampak yang ditimbulkan akibat bencana pada 2018 sangat besar.

Selama tahun 2007 hingga 2018, kejadian bencana besar yang menimbulkan korban banyak adalah pada tahun 2009, 2010 dan 2018. Pada tahun 2009 tercatat 1.245 kejadian bencana. Terjadi gempa cukup besar di Jawa Barat dan gempa di Sumatera Barat. Dampak bencana selama tahun 2009 adalah 1.767 orang meninggal dunia dan hilang, 5.160 orang luka-luka, dan 5,53 juta orang mengungsi dan terdampak bencana.

Pada tahun 2010 tercatat 1.944 kejadian bencana. Beberapa kejadian besar terjadi secara beruntun selama 2010 yaitu banjir bandang Wasior, tsunami Mentawai, erupsi Gunung Merapi, dan erupsi Gunung Bromo. Dampak yang ditimbulkan bencana selama tahun 2010 adalah 1.907 orang meninggal dunia dan hilang, 35.730 orang luka-luka dan 1,66 juta orang mengungsi dan terdampak bencana.

Selama tahun 2018 ini, bencana hidrometeorologi tetap dominan. Jumlah kejadian puting beliung 605 kejadian, banjir 506, kebakaran hutan dan lahan 353, longsor 319, erupsi gunung api 55, gelombang pasang dan abrasi 33, gempa bumi yang merusak 17, dan tsunami 1 kali. Gempabumi yang merusak dan tsunami memang jarang terjadi. Namun saat terjadi gempa bumi yang merusak seringkali menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi yang besar.

Statistik bencana tersebut semakin menunjukkan bahwa negara kita rawan bencana. Secara umum tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana-bencana besar belum siap. Mitigasi bencana, kesiapsiagaan menghadapi bencana, dan pengurangan risiko bencana masih perlu terus ditingkatkan. Pengurangan risiko bencana harus dimaknai sebagai investasi pembangunan nasional. Tanpa itu maka dampak bencana akan selalu menimbulkan korban jiwa besar kerugian ekonomi yang besar.

Saat ini, wilayah Indonesia akan memasuki musim penghujan. Diperkirakan banjir, longsor dan puting beliung akan banyak terjadi selama musim penghujan. Gempabumi tidak dapat diprediksi secara pasti. Rata-rata dalam setahun terjadi 5.000 – 6.000 kali gempa. Gempabumi dapat terjadi kapan saja terutama di daerah-daerah rawan gempa.

Masyarakat dihimbau agar selalu waspada terhadap bencana. Kenali bahayanya dan kurangi risikonya.



Sumber : Akurat.co

Ekonomi Saudi Akan Berpaling ke Timur, Jika Barat Jatuhkan Sanksi


Arab Saudi mendapat ancaman sanksi Barat atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, Hal itu dapat membuat arah politik ekonomi Saudi berpaling ke arah timur.

"Jika Amerika Serikat dan Barat bergerak untuk melakukan sanksi untuk Arab Saudi, kami yakin Saudi tidak hanya akan duduk dan menerimanya," kata Ayham Kamel, kepala praktek Timur Tengah dan Afrika Utara Eurasia Group, mengatakan pada CNBC (24/10).

Pada saat sebelumnya Jerman telah berhenti menjual senjata ke Arab Saudi, dan beberapa anggota parlemen Amerika juga mendorong untuk melakukan langkah serupa .

"Saudi menurut saya akan mulai pindah haluan. mereka sudah melakukan itu sebelumnya, Riyadh akan melakukan lebih banyak bisnis dengan China dan Rusia," menurut analis.

China adalah mitra dagang terbesar Arab Saudi dengan omset USD42 miliar tahun lalu. Pada Maret 2017, kedua negara menandatangani kontrak senilai hingga USD65 miliar.

Riyadh telah mengisyaratkan bahwa ia dapat beralih ke perdagangan minyak dalam yuan Tiongkok sebagai pembalasan atas kemungkinan sanksi AS.

Hubungan Rusia dan Saudi juga mengalami peningkatan baru-baru ini. Raja Salman mengunjungi Rusia tahun lalu untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Kedua negara tersebut telah berhasil mencapai kesepakatan untuk mengekang produksi minyak dalam OPEC+, dan Rusia siap untuk menjual sistem pertahanan rudal S-400 ke Arab Saudi.



Sumber : Akurat.co

Kasus Pencemaran Nama Baik, Polisi Periksa Fahri Hamzah Pekan Depan


Wakil ketua DPR Fahri Hamzah kembali dipanggil Polda Metro Jaya karena kasus dugaan pencemaran nama baik.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan, mengatakan pemeriksaan terhadap Fahri Hamzah dilakukan usai pemeriksaan Presiden PKS, Sohibul Iman pada Selasa (23/10) kemarin.

"Ada, pasti kita jadwalin lah. Ini kan beberapa saksi ada yang kita periksa juga, artinya kan ini hanya melengkapi yang tadinya proses penyelidikan menjadi penyidikan," katanya, Rabu (24/10).

Selain Fahri Hamzah, sejumlah saksi pun akan diundang oleh pihaknya untuk melengkapi berkas perkara tersebut.

"Saksi yang lain akan kita undang, apakah pak Fahri terlebih dahulu atau saksi yang lain. Minggu depan mungkin, terjadwalnya apa pak Fahri atau saksi yang lain," tutur dia.

Untuk diketahui, Presiden PKS, Sohibul Iman dilaporkan oleh Fahri Hamzah atas dugaan pencemaran nama baik.


Sumber : Akurat.co

Rabu, 24 Oktober 2018

Fokus Pemerintah Revalitasi SMK ke Dunia Industri


Pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia di dunia Industri, kepemerintahan Jokowi-Jk memaksimalkan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berbasis praktek langsung.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam acara Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 Edisi 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat ini pendidikan harus fokus untuk memenuhi kebutuhan Industri.

“Revitalisasi SMK ini dimulai dari mengedepankan strategi baru, yakni dengan menjalin kerjasama dengan Kementerian Koordinasi Perekonomian. Kami mengubah pola dari supply side jadi demand side, yang diwujudkan dalam penyusunan kurikulum dan penyiapan tenaga kerja. Ini tidak seperti sebelumnya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (23/10).

Dunia industri dilibatkan dalam rangka revitalisasi SMK, Mendikbud mengatakan, kini sudah sebanyak 40 persen siswa berada di dunia industri dan usaha.

Mengenai program itu pula, Mendikbud memaparkan, telah dibuat sebanyak 540 techno park. Itu merupakan tempat, sambung dia, untuk berproduksi dengan memakai standar industri yang ada.

“Dengan techno Park ini siswa dapat langsung praktek dan sudah terstandar serta diharapkan hasil produksi mereka kelak, juga langsung bisa dipakai,” jelasnya.

Dalam rangka menyesuaikan kebutuhan dunia industri tersebut, Mendikbud membeberkan, saat ini telah ada 239 SMK Kemaritiman, 279 SMK Pertanian, dan 136 SMK Pariwisata untuk memenuhi Industri Indonesia.



Sumber : Akurat.co

Jerman Denda Rp7,5 Miliar Per Kabar Hoaks, Indonesia Berapa?


Pada era media sosial yang jumlah penggunanya semakin meningkat, kini mulai muncul masalah hoaks juga yang bisa jadi sama banyaknya. Dengan adanya masalah tersebut, peran perusahaan media sosial pun juga penting untuk memberantasnya. Jika tidak, pemerintah pun akan menegur keras bahkan pemblokiran akses.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), menegaskan melalui regulasi Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik akan menindaktegas perusahaan media sosial yang masih membiarkan hoaks menyebar di platformnya.

"Ada tiga tahap peringatan lalu penutupan. artinnya kita ingin lebih memberikan pelajaran kepada platform yang dianggap nantinya yang dianggap membiarkan penyebaran hoaks dan fake news," ujar Rudiantara di Jakarta, Rabu (24/10).

Akan tetapi mengenai sanksi yang diberikan belum dapat dipastikan, mengingat PP82/2012 masih dalam tahap revisi. Setelah revisi selesai, penerapan sanksi atau denda akan diatur lewat turunannya yakni Peraturan Menteri.

"Kita koordinasi juga dengan Kementerian Keuangan karena denda yang diterapkan nanti jadi bagian Penerimaan Negara Bukan Pajak," jelas Rudiantara.

Menkominfo juga berharap revisi regulasi itu akan selesai akhir tahun 2018. Langkah tersebut berkaca dari negara lain seperti Jerman dan Malaysia yang telah memiliki regulasi untuk sanksi pelanggararan kepada media sosial.

Rudiantara mencontohkan Jerman memberikan sanksi Rp7,5 miliar per berita palsu atau hoaks. Regulasi ini juga tidak dikhususkan untuk menjelang Pilpres 2019 saja. Namun lebih kepada regulasi umum mengingat hoaks kian meningkat dan membahayakan masyarakat.

"Kita harus lihat secara lebih startegis, tidak hanya untuk pemilu saja, pemilu menjadi momentum. Tapi ini lebih startegis secara keseluruhan. Selesai Pilpres bukan jaminan hoaks tidak ada," jelasnya.



Sumber : Akurat.co

Hanafi Rais : Pencak Silat Dapat Perhatian Luar Biasa Jika Prabowo Jadi Presiden


Yogyakarta Champion diikuti kurang lebih sebanyak 3.300 peserta pencak silat dari seluruh Indonesia di Gor Amongrogo, Yogyakarta, Selasa (23/10).

Peserta pencak silat pemula dimulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi dari 350 kontingen ini akan berlaga menunjukkan keahliannya hingga Rabu (24/10).

Romy Ardiansyah, ketua panitia Yogyakarta Championship mengatakan kejuaraan kali ini diikuti oleh peserta pencak silat pemula atau bukan peserta profesional.

"Luar biasa antusiasmenya, kita biasanya cuma 2000-an peserta, ini sampai 3300 karena mungkin efek dari Asian Games kemarin yang pencak silat lagi naik daun ini, jadi sorotan publik. Kemudian banyak pesilat-pesilat pemula yang baru mencoba di event ini. Karena eventnya ini adalah khusus untuk pemula. Belum yang sudah punya pengalaman atau punya uji tanding diluar," ujar Romy.

Selain itu juga, pada saat pembukaan kejuaraan Yogyakarta Championship turut hadir Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais yang juga putra Amien Rais. Dia mengungkapkan kejuaraan Yogyakarta Championship bisa menjadi momentum untuk memajukan olahraga pencak silat.

"Momentum ini sangat tepat, karena di Asean Games kemarin Indonesia berhasil mencetak setengah dari perolehan mendali emas untuk Indonesia, dan tentu ini menjadi alasan yang kuat bahwa kegiatan rutin ini, di Yogyakarta ini bisa menyumbangkan prestasi lebih hebat lagi bisa secara nasional di kompetisi-kompetisi yang lain," katanya kepada AKURAT.CO usai mengikuti acara.

Hanafi mengungkapkan pembinaan olahraga pencak silat harus serius untuk menjadi salah satu bidang olahraga yang profesional, dan mempunyai keunggulan yang hebat secara kompetitif, apalagi kalau Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia Prabowo Subianto menjadi presiden.

"Apalagi kalau insya Allah Pak Prabowo menang, ketua umum IPSI jadi presiden, tentu itu akan menjadi perhatian yang luar biasa," ungkapnya.

Hanafi juga menegaskan untuk semua cabang olahraga pasti akan didorong untuk berprestasi. Namun karena pencak silat disini adalah cabang olahraga yang sedang berkembang maka akan lebih didukung lagi.

"Selama ini kita sudah cukup kuat di bidang cabang olahraga yang lain, nah cabang olahraga pencak silat yang raising ini tentunya kedepan kalau ketua IPSI-nya apalagi menjadi presiden, nah tentu akan menjadi lebih bagus lagi," tutup hanafi.




Sumber : Akurat.co

Jumat, 19 Oktober 2018

Kasus Bailout Bank Century : Bamsoet Mendesak KPK


Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengomentari polemik artikel media asing Asia Sentinel soal skandal Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang.

Bamsoet meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menuntaskan skandal Bank Century. Sebagai inisiator Hak Angket Century saat itu, Bamseot telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum. 

Oleh karena itu yang bisa dilakukan ialah mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung.

"Jangan sampai ini (kasus Bank Century) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," ujarnya.

Karenanya, Bamsoet juga mendukung niatan SBY menggugat media Asia Sentinel ke ranah hukum.

"Kita mendukung langkah SBY menarik ini ke ranah hukum," ucap Bamsoet di gedung DPR RI.



Sumber  : Akurat.co

Bukti Kasus Bank Century Diserahkan MAKI Kepada KPK


Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman dan anak mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya, Nadia Mulya, akan mendatangi KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Bank Century.

"Kami akan datangi kembali KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Century guna mempercepat penanganan perkara Century," kata Boyamin Saiman kepada Antara di Jakarta, Selasa (18/9) malam.

Dokumen bukti tersebut perlu diserahkan kepada KPK, kepentingan bagi MAKI adalah untuk memperkuat praperadilan yang sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat.

MAKI kembali mempraperadilankan KPK karena amar putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menyatakan memerintahkan termohon (KPK) untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century.

"Dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk, atau melimpahkannya kepada Kepolisian dan atau Kejaksaan untuk dilanjutkan dengan Penyelidikan, Penyidikan dan Penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat," katanya.

Namun pada kenyataannya hingga saat ini KPK belum juga melakukan penyidikan dan menetapkan tersangkasehingga haruslah dimaknai KPK melawan perintah Putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel.



Sumber  : Akurat.co

Pemilik Cafe Komandan Akan Diperiksa Polisi Karena Adakan Nobar Tanpa Pemberitahuan

Kapolres Metro Jakarta Selatan menunjukkan barang bukti saat memberikan keterangan pers di Polres Metrp Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (2...