Pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia di dunia Industri, kepemerintahan Jokowi-Jk memaksimalkan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berbasis praktek langsung.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam acara Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 Edisi 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat ini pendidikan harus fokus untuk memenuhi kebutuhan Industri.
“Revitalisasi SMK ini dimulai dari mengedepankan strategi baru, yakni dengan menjalin kerjasama dengan Kementerian Koordinasi Perekonomian. Kami mengubah pola dari supply side jadi demand side, yang diwujudkan dalam penyusunan kurikulum dan penyiapan tenaga kerja. Ini tidak seperti sebelumnya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (23/10).
Dunia industri dilibatkan dalam rangka revitalisasi SMK, Mendikbud mengatakan, kini sudah sebanyak 40 persen siswa berada di dunia industri dan usaha.
Mengenai program itu pula, Mendikbud memaparkan, telah dibuat sebanyak 540 techno park. Itu merupakan tempat, sambung dia, untuk berproduksi dengan memakai standar industri yang ada.
“Dengan techno Park ini siswa dapat langsung praktek dan sudah terstandar serta diharapkan hasil produksi mereka kelak, juga langsung bisa dipakai,” jelasnya.
Dalam rangka menyesuaikan kebutuhan dunia industri tersebut, Mendikbud membeberkan, saat ini telah ada 239 SMK Kemaritiman, 279 SMK Pertanian, dan 136 SMK Pariwisata untuk memenuhi Industri Indonesia.
Sumber : Akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar