AKURAT.CO/Sopian
Setelah meleset dari target awal pada 15 Oktober 2018 dan ditargetkan ulang akan rampung pada 31 Oktober 2018, penyelesaian Skybridge atau jembatan layang multifungsi itu kini kembali meleset.
Melesetnya penyelesaian pembangunan Skybridge menurut PD Sarana Jaya karena berbagai peristiwa.
Direktur Utama PD Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan, untuk saat ini progres pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (Sky Bridge) sudah mencapai 92%.
Yoory mengaku, hal itu didukung oleh penambahan tenaga kerja sebanyak 30 orang. Oleh karena itu, ia berharap Sky Bridge akan segera rampung.
"Pokoknya kita berusaha menyelesaikan secepatnya," ujarnya saat dihubungi, Selasa (6/11).
Selain itu, belum selesainya Sky Bridge dikarenakan banyaknya tantangan di lokasi pengerjaan. Menurut Yoory, ada dua hambatan besar yang menyebabkan tertundanya Sky Bridge tersebut.
Yang pertama adalah lahan area kerja yang dipenuhi lalu lalang orang-orang. Selain itu, para pedagang juga masih berjualan di sekitaran pembangunan Sky Bridge.
"Itu kan mempersempit area kerja kita," ujarnya.
Yang kedua, adanya perubahan design awal yang menyebabkan banyaknya penyesuaian pembangunan. Salah satunya adalah penambahan pondasi bangunan dengan alasan keamanan.
"Begitu kita gali kedalaman 1,5 meter utilitas di bawah itu banyak banget ternyata. Harus kita sesuaikan lagi semuanya," jelasnya.
Yoory menjelaskan, mandat dari gubernur memperbolehkan pengerjaan cepat, namun tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan semua orang.
"Pesan Pak Gubernur begitu, tetap diselesaikan tapi tetap memperhatikan keamanan dan faktor lainnya supaya itu betul-betul bisa berfungsi dengan baik," tutpnya.
Sumber : AKURAT.CO

Tidak ada komentar:
Posting Komentar