Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde saat melakukan diskusi pada acara bertema Kebijakan Kerjasama untuk Semua di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto
Bos IMF, Christine Lagarde ditunjuk oleh para pemimpin Uni Eropa, sebagai Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB). Seperti diketahui, Lagarde memang sudah dikenal sebagai Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF).
Kesepakatan akhirnya diperoleh ketika pembicaraan antara pimpinan Uni Eropa sebelumnya buntu karena ada perpecahan di antara blok-blok tertentu. Setelah melakukan diskusi panjang pada Selasa (2/7/2019) waktu setempat, pemimpin Uni Eropa juga sepakat menetapkan empat pemimpin Dewan Uni Eropa lain.
"Selesai!" Kata Perdana Menteri Luksemburg Xavier Bettel melalui akun resmi Twitter.
Lagarde merupakan pendukung kuat pemberdayaan perempuan, meskipun ia tidak memiliki pengalaman kebijakan moneter langsung dan aktif. Lagarde dulunya pernah menjadi menteri keuangan wanita pertama Prancis. Kemudian pada 2011, dia menjabat Direktur Pelaksana IMF.
Dengan terpilihnya Lagarde, tugas terbesarnya ialah menghidupkan kembali ekonomi zona Eropa. Padahal sebelumnya, Lagarde pernah menolak kesempatan untuk bekerja dalam Uni Eropa.
"Christine Lagarde akan menjadi presiden Bank Sentral Eropa yang sempurna. Saya benar-benar yakin bahwa dia akan menjadi presiden yang sangat independen," kata Donald Tusk, Ketua KTT Uni Eropa seperti dilansri Reuters, Rabu (3/7/2019).
Selain Lagarde, Menteri Pertahanan Jerman Ursula Von De Leyen juga menjadi perempuan di pucuk tertinggi Uni Eropa.
Para pemimpin berharap keputusan tersebut akan mengirim pesan positif dan memperbaiki kekisruhan dalam Konferensi Tingkat Tinggi Uni Eropa.
Sumber: AKURAT.CO

Tidak ada komentar:
Posting Komentar