Kamis, 01 November 2018

Pasukan Israel Mengatakan Tidak Tahu Bahwa Target Mereka Anak-anak

Para pelayat Palestina berkumpul selama pemakaman korban di Deir el-Balah di Jalur Gaza Tengah pada 29 Oktober 2018 | AFP

Militer Israel membuat pernyataan bahwa mereka tidak tahu jika serangan yang dilancarkan pada akhir pekan lalu di perbatasan Gaza menewaskan tiga remaja dan menargetkan anak-anak. Menurut militer Israel, ketiga orang yang ternyata remaja berusia 13 dan 14 tahun tersebut diserang setelah kedapatan menanam bom di pagar perbatasan.

"Pasukan Israel melihat ketiga tersangka mendekati pagar dengan membungkuk dalam kegelapan. Mereka terlihat menyabotase dan menggali sesuatu. Ketiganya beroperasi dengan cara yang sama seperti dalam serangan sebelumnya di mana para penyerang menempatkan alat peledak di titik yang sama," ujar militer Israel seperti dikutip dari Japan Today, Rabu (31/10).

Tentara Israel memberikan tembakan peringatan terlebih dahulu sebelum menyerang, namun tidak diindahkan oleh para remaja tersebut. Militer Israel pun menganggap mereka sebagai ancaman untuk dinetralkan. Peristiwa tersebut berbuntut protes dan bentrokan panjang di perbatasan.

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi ketiga remaja itu adalah Khaled Abu Said (14), Mohammed Abu Zaher (13), dan Mohammed al-Satari (13). Mereka datang dari desa Wadi al-Salqa sekitar satu kilometer dari perbatasan.
Militer Israel disebut melakukan tuduhan berlebihan dengan mengira ketiga remaja tersebut berusaha menerobos pagar perbatasan. Pusat Hak Asasi Manusia Palestina yang bermarkas di Gaza juga menuduh Israel melakukan penggunaan kekuatan yang berlebihan.

Total sudah 218 warga Palestina yang tewas oleh tembakan Israel dalam demonstrasi dan bentrokan di sepanjang perbatasan sejak akhir Maret. Seorang tentara Israel tewas di perbatasan sejak protes dimulai pada 30 Maret.

Israel mengungkapkan tindakannya diperlukan untuk mempertahankan perbatasan dan menghentikan infiltrasi dan serangan.



Sumber : Akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemilik Cafe Komandan Akan Diperiksa Polisi Karena Adakan Nobar Tanpa Pemberitahuan

Kapolres Metro Jakarta Selatan menunjukkan barang bukti saat memberikan keterangan pers di Polres Metrp Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (2...